SERANG – Partai Keadilan Sejahtera (PKS), NasDem, dan Hanura tingkat Provinsi Banten sudah membentuk Koalisi Rumah Kita. Padahal, sebelumnya, DPD PKS Kota Serang bersama DPC Partai Demokrat Kota Serang dan DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Serang juga membentuk Koalisi Umati yang merupakan singkatan dari ‘untuk masyarakat madani aku tulus ikhlas’.
Ketua DPC Partai Demokrat Kota Serang Amanudin Toha mengatakan, pihaknya bersama PAN tetap konsisten dalam Koalisi Umati. “Sah-sah saja mereka (PKS-red) membangun koalisi dengan partai lain,” ujar Aman, Jumat (8/9).
Kata dia, dalam politik semua hal dapat terjadi. Namun, sejak Koalisi Rumah Kita dideklarasikan beberapa waktu lalu, ia mengaku tak ada komunikasi dengan PKS. Sementara, tambah Aman, Koalisi Umati sepakat mendeklarasikan bakal calon walikota Serang yang akan diusung pada Pilkada Kota Serang tahun depan setelah hasil survei yang dilakukan masing-masing partai politik selesai.
“Kami sendiri (Demokrat-red) baru akan survei mulai Minggu (10/9-red) besok. Akhir September nanti baru keluar hasilnya,” ujar pria yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Serang itu.
Ia mengatakan, berbeda dengan partai politik lain, usulan bakal calon dari partai berlambang bintang mercy itu akan berasal dari DPC. “Koalisi pun demikian,” ujarnya.
Kata dia, meskipun tiga partai sudah mendeklarasikan Koalisi Rumah Kita, tapi selama keputusan dari pengurus pusat belum keluar maka dinyatakan masih wacana.
“Jadi, mungkin saja nanti akan gabung juga. Yang terpenting buat kami, bakal calon walikota yang mementingkan kesejahteraan masyarakat Kota Serang,” tandasnya.
Aman mengaku. Koalisi Umati dibentuk agar tidak ada calon tunggal di pilkada tahun depan. Lantaran, dari empat kabupaten kota di Banten, seluruhnya kemungkinan hanya calon tunggal. Padahal, tambahnya, masih banyak orang yang mumpuni untuk memimpin Kota Serang.
“Kami hanya menginginkan pembangunan di Kota Serang lebih baik lagi, tidak neko-neko, tapi menerapkan aturan sesuai perundang-undangan,” terangnya.
Ketua DPD PKS Kota Serang Hasan Basri mengaku, dinamika politik terus berjalan. “Namanya juga politik. PKS siap berkoalisi dengan siapapun yang mempunyai kesamaan visi misi dengan kami. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Demokrat dan PAN serta yang lainnya juga gabung dengan kami,” tuturnya. (Rostinah/RBG)










