SERANG – Ahmad Subadri mengaku saat ini menduduki jabatan sebagai Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Banten. Menurut Subadri, jabatan itu diterimanya setelah Ketua Umum DPP Hanura Oesman Sapta Oda memberhentikan Eli Mulyadi dari jabatan tersebut.
Pernyataan tersebut diucapkan oleh Subadri saat menggelar keterangan pers di Hotel Ledian Kota Serang dengan didampingi sejumlah kader Partai Hanura yang disebutnya sebagai pengurus DPD Hanura Provinsi Banten yang baru.
“Beberapa waktu lalu ada dinamika di Partai Hanura, dan itu sudah selesai. Secara legal formal, partai Hanura di bawah kepemimpinan Oesman Sapta Oda dan Sekjen Heri Lontung itu adalah kepemimpinan partai Hanura yang sah sebagaimana telah di terbitkan SK Menkumham tretanggal 17 Januari 2018. Peristiwa di tingkat pusat ini berimplikasi ke daerah. Kepemimpinan yang sah menilai kepemimpinan Hanura di Banten telah melanggar AD/ART Partai sehingga partai memberikan sanksi memberhentikan Eli Mulyadi sebagai ketua,” papar pria yang saat ini menjabat sebagai amggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI tersebut, Kamis (25/1).
Setelah adanya keputusan tersebut, menurut Subadri pihaknya langsung melakukan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musda Lub) dan terpilih lah dirinya sebagai ketua DPD menggantikan Eli.
Menurut Subadri, posisinya sebagai ketua DPD pun telah diakui DPP Hanura dengan keluarnya SK DPP Partai Hanura Nomor: Skep/409/DPP-Hanura/01/2018 tentang susunan kepemgurusan DPD Hanura Provinsi Banten masa bakti 2015-2020 ditandatangani ketua umum DPP dan Sekjen DPP Hanura.
Dijelaskan Subadri, setelah ini, kepengurusannya akan fokus terhadap verifikasi partai politik di tingkat Provinsi sebagai partai peserta Pemilu 2019 nanti.
“Saat ini kesekretariatan di Ruko Sukses Sumur Pecung,” katanya.
Terkait Eli Mulyadi dan kepengurusan sebelumnya, Subadri mengaku membuka lebar dan mengajak untuk bergabung dengan kepengurusannya dan menjalankan tugas partai.
“Kami anggap siapapun yang cinta Hanura adalah keluarga kami. Saya pun mengharapkan temen-temen yang tidak puas dengan kepemimpinan pak Oesman Sapta sekarang marilah kembali. Kami mengajak semua kader Hanura untuk bergabung,” paparnya.
Ditanya kemungkinan konflik yang akan terjadi antar kepengurusannya dengan kader yang berpihak pada Eli, Subadri mengaku saat ini hanya akan fokus pada verifikasi partai meningat waktu yang sudah mepet. (Bayu Mulyana/coffeandchococake@gmail.com)









