Pengusaha lokal masih menjadi subcon, bahkan menjadi pihak ketiga hingga ke empat dalam setiap projects.
“Kita kalaupun dapat subcon ke dua dan ke-tiga, jadi kita hanya dapat tulangnya saja,” ujar.
Menurut Syaiful harus ada pembahasan secara bersama-sama antara pemerintah daerah, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) serta pihak Lotte.
“Menurut saya harus duduk bareng antara pemerintah kota, Kadin, bersama stakeholder dari Lotte atau investasi lain duduk bersama,” tuturnya.
Pemerintah perlu mencontoh mantan Perdana Menteri Malaysia di tahun 2006 dimana mengizinkan investasi asing masuk namun dengan syarat melibatkan pengusaha lokal atau pribumi.











