“Setelah kita amati berkas perkara tahun lalu, perceraian juga banyak yang disebabkan oleh salah satu pasangan suka main judi maupun minuman keras, maupun salah satu pasangan memiliki sifat kasar yang suka memukul, menampar maupun memiliki kata-kata kasar,” ucapnya.
Menurutnya, perceraian sendiri tidak selamanya merupakan pilihan tepat. Sebab, dari perceraian itu akan menimbulkan korban yakni anak dalam keluarga itu.
“Hak anak dari korban perceraian orang tuanya ini sangatlah rentan untuk terpenuhi. Sehingga mereka berpotensi akan menjadi anak terlantar,” pungkasnya.
Reporter : Yusuf Permana
Editor : A Lutfi











