SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 495 personel Polda Banten akan dikerahkan dalam pengamanan mudik 2023. Ratusan personel tersebut akan disebar di sejumlah lokasi yang menjadi atensi pengamanan.
“Jumlah personel khusus dari Polda Banten yang kita siapkan dalam Operasi Ketupat tahun ini ada 495 orang,” ujar Kabid Humas Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Didik Hariyanto dikonfirmasi, Selasa 11 April 2023.
Didik menjelaskan, pengamanan mudik lebaran akan melibatkan ribuan personel kepolisian dari Polda Banten dan jajaran. Selain kepolisian personel dari instansi terkait juga akan dilibatkan. “Jumlahnya personel gabungan ada ribuan,” kata alumnus Akpol 1999 tersebut.
Didik mengungkapkan, dalam mengamankan mudik lebaran tahun ini, Polda Banten mendapat bantuan kendali operasi (BKO) dari Mabes Polri. Jumlahnya sebanyak 92 personel. “Personel dari BKO Mabes Polri kita tempatkan di rest area KM 43 A dan KM 68 A serta di wilayah hukum Polres Cilegon,” ungkap Didik.
Sementara itu, Karo Ops Polda Banten Kombes Dedi Suhartono mengatakan, terdapat dua pelabuhan yang dioperasikan dalam mudik tahun ini yakni Pelabuhan Ciwandan dan Pelabuhan Merak.
Pada Pelabuhan Ciwandan pelayanan kendaraan roda dua periode H-7 sampai H-1 dilayani dari Ciwandan – Bakaheuni, periode H-3 sampai H-1 dilayani dari Ciwandan – Panjang, pelayanan truk Golongan V B periode H-4 sampai H-1 dilayani melalui pelabuhan Ciwandan.
“Pelayanan truk Golongan VI B periode H-7 sampai H-1 dilayani melalui Pelabuhan Ciwandan,” kata Dedi.
Untuk pelabuhan Merak khusus kendaraan roda empat dan bus tujuan Sumatera untuk arus mudik dan balik ke Pelabuhan Merak, dan untuk truk Golongan V B periode H-7 sampai H-5 dilayani melalui Pelabuhan Merak. “Kami berharap arus mudik lebaran berjalan lancar,” ungkap Dedi.
Dedi mengungkapkan, terdapat Strategi Delaying system yang diberlakukan pada dua rest area. Delay System dilakukan di dua rest area yaitu di KM 43 tol Jakarta Merak dan KM 68 serta akan disiapkan Buffer Zone di KM 97.
“Dan untuk Pelabuhan Indah Kiat akan difungsikan sebagai alternatif atau contigency plan jika diperlukan,” kata Dedi.
Kasat Lantas Polres Cilegon AKP Jeany Viadiniati menambahkan, dalam pengamanan mudik, sebanyak 30 personel kepolisian dari Satlantas Polres Cilegon telah disiapkan untuk mengamankan mudik lebaran.
Puluhan personel tersebut akan disebar di sejumlah lokasi yang menjadi atensi pengamanan. “Untuk pengamanan mudik kita sudah siapkan 30 personel. Ini (personel-red) dari Satlantas Polres Cilegon saja,” ujar Jeany.
Jumlah personel diakui Jeany bisa bertambah. Sebab, masih ada anggota Satlantas Polres Cilegon yang bisa ditarik untuk diperbantukan mengamankan arus mudik. “Kalau dirasa masih dibutuhkan, anggota lain nanti kita perbantukan,” kata Jeany.
Jeany mengungkapkan, dalam pengamanan arus mudik lebaran, Polres Cilegon mendapat bantuan tambahan personel dari Polda Banten dan Mabes Polri. “Untuk jumlahnya saya belum tahu, tapi ada nanti bantuan dari Polda dan Mabes Polri,” ujar alumnus Akpol 2012 tersebut.
Jeany menjelaskan, dalam persiapan pengaman mudik, ia telah melakukan beberapa kali rapat koordinasi. Rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk pemantapan pengamanan mudik lebaran agar dapat terlaksana aman dan lancar.
“Saya beberapa kesempatan terakhir ini sudah melaksanakanan beberapa rapat koordinasi di Jakarta maupun di Polda Banten, baik rapat internal maupun eksternal Polri,” kata Jeany.
Jeany mengakui, pada momen mudik tahun ini akan ada peningkatan jumlah pemudik. Peningkatan pemudik tersebut telah menjadi perhatian semua pihak agar tidak terjadi crowded di lapangan. “Tahun ini pemudik tujuan Pulau Sumatera akan ada peningkatan,” kata Jeany.
Untuk memperlancar arus kendaraan menuju Pulau Sumatera. Ada pelabuhan lain selain Merak yang akan dioperasionalkan. Pelabuhan itu adalah Pelindo II di Ciwandan. Pelabuhan itu akan digunakan khusus untuk mengangkut pemudik sepeda motor.
“Karena Pelabuhan Pelindo akan digunakan untuk pemudik, maka otomatis konsentrasi kita tidak hanya di Pelabuhan Merak,” tutur perempuan kelahiran 29 April 1991 tersebut (*)
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor: Aas Arbi











