Ia pun menyambut baik kedatangan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang yang meninjau proses pengelolaan sampah di Kampung Dukuh.
Ia berharap, ada support yang diberikan DLH agar pengelolaan sampah dapat semakin berkembang.
Kepala Desa Margagiri, Ruhul Amin mengatakan, pihaknya berusaha agar lingkungannya bersih dari sampah sampai dengan 0 persen dan sisanya diolah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Sampah organik itu dikelola menjadi pupuk organik. Yang kedua, sampah non organik tersebut dipilah menjadi barang-barang yang bisa dijual dan memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.
Pihaknya sedang mengupayakan agar pengelolaan sampah di Margagiri dapat dikelola dan dimusnahkan cukup di tingkat Desa tanpa harus membebani Pemkab Serang.
“Ke depan, insya Allah menyumbang sampah hanya 20 persen saja, syukur-syukur nol persen dan semuanya bisa dikelola dan dimusnahkan di tingkat Desa,” jelasnya.
Pihaknya menegaskan, pengelolaan sampah menjadi isu utama dalam menjalankan pemerintahan di Desa Margagiri.
Menurutnya, kebersihan menjadi modal utama dalam menjalani kehidupan.
“Sudah berjalan kurang lebih delapan tahun, dari tahun 2015 sampai dengan 2023. Kalau Pemkab Serang serius mengelola sampah ini, kita dari Margagiri yang paling pertama mendukung,” pungkasnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agus Priwandono











