SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Genap berusia 27 tahun, Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten menegaskan peran strategisnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Banten.
“Selama 27 tahun, kami terus berkontribusi dalam pembangunan dan menjadi mitra strategis TNI-Polri dalam menjaga kamtibmas di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Ketua Bidang SDM DPP BPPKB Banten, Akhmad Ripai, kepada Radar Banten melalui sambungan telepon, Selasa, 8 Juli 2025.
BPPKB Banten didirikan pada 6 Juli 1998 atau bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1419 Hijriah. Organisasi ini lahir di tengah semangat reformasi sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional. Meski dikenal luas, BPPKB menegaskan tetap bersifat independen dan tidak berafiliasi dengan partai politik mana pun.
“BPPKB Banten adalah organisasi kemasyarakatan yang independen dan terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambah Ripai.
Selain menjaga kamtibmas, BPPKB juga aktif dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui sektor UMKM. Salah satu tokohnya, Jaedi KC, yang dikenal sebagai pengusaha ekspor-impor sayur dan buah, kini menjabat sebagai Ketua Departemen UMKM DPP BPPKB Banten.
Saat ini, tongkat kepemimpinan organisasi berada di tangan Tb Endoh Sugriwa sebagai Sekretaris Jenderal, sementara posisi Wakil Ketua Umum dipegang oleh Tb Ganda Permana, putra dari almarhum Tubagus Dudung Sugriwa—tokoh pendiri sekaligus Sekjen pertama BPPKB.
Di bawah kepemimpinan Ketua Umum Noer Indradjaya, BPPKB Banten terus tumbuh dan mengembangkan jejaring hingga ke mancanegara, membuktikan peran ormas tidak sekadar eksistensi lokal, tetapi juga kontribusi nyata bagi bangsa.
Editor : Merwanda











