SERANG – Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejaksan Tinggi (Kejati) Banten terus memberikan edukasi hukum kepada pelajar. Kali ini giliran siswa dan guru SMK Negeri 1 Cikande yang didatangi tim JMS Kejati Banten.
Ada sedikit perbedaan materi dari JMS yang telah dilakukan di beberapa sekolah sebelumnya. Di SMK Negeri 1 Cikande, tidak hanya fokus pada penekanan terhadap kenakalan remaja saja, tim JMS Kejati Banten juga memberikan edukasi hukum anti korupsi.
Kasi Penkum Kejati Banten Rangga Adekresna mengatakan, penyuluhan hukum kali ini mengangkat tema “Kenakalan Remaja dan Anti Korupsi”. Tema ini dipilih sebagai upaya preventif dan edukasi dini untuk membekali pelajar dan guru dengan pemahaman mendalam mengenai dua isu utama yang berpotensi merusak masa depan bangsa. “Pelajar saat ini merupakan calon pemimpin bangsa di masa depan. Kita harus menanamkan nilai anti koruptif sejak dini. Selain permasalahan kenakalan remaja, korupsi juga mengancam generasi bangsa,” kata Rangga.
Rangga menambahkan, edukasi hukum ini sangat penting sebagai bekal generasi banga menjauhi perbuatan melawan hukum. “Kita selalu menghimbau kepada remaja untuk menjauhi segala bentuk tindak pidana, termasuk bahaya penyalahgunaan narkoba, kekerasan, dan bentuk-bentuk kenakalan remaja lainnya. Selain itu, inti utama dari penyuluhan adalah penanaman nilai-nilai integritas dan pemahaman tentang bahaya korupsi sejak dini,” terangnya.

Kasi Penkum menjelaskan, JMS adalah program yang digagas oleh Kejaksaan Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar dan remaja. “Program ini bertujuan untuk mengenalkan kepada generasi muda mengenai pentingnya hukum. Selain itu juga memberikan pemahaman tentang bahaya tindakan pidana seperti narkoba, korupsi, dan kekerasan,” ungkapnya.
Melalui program ini, jaksa turun langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi hukum secara interaktif, sehingga pelajar lebih memahami hak dan kewajiban mereka dalam kehidupan bermasyarakat. “Kegiatan ini berlangsung interaktif dan disambut antusias oleh seluruh peserta,” tandas Rangga. (dre)











