PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi, memerintahkan seluruh layanan kesehatan di wilayahnya untuk siaga 24 jam selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kebijakan ini dilakukan guna mengantisipasi lonjakan wisatawan dan potensi kondisi darurat di jalur wisata.
Iing mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Pandeglang telah menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk mengaktifkan puskesmas yang berada di sepanjang akses menuju kawasan wisata yang diprediksi ramai pengunjung.
“Kami telah menyampaikan kepada Dinas Kesehatan agar mengaktifkan puskesmas, khususnya di jalur-jalur wisata, baik dari Cadasari menuju Labuan maupun ke arah Sumur hingga Carita,” ujar Iing Andri Supriadi, Minggu, 21 Desember 2025.
Selain puskesmas, pelayanan rumah sakit juga diminta tetap berjalan normal selama masa libur Nataru. Beberapa rumah sakit yang diminta bersiaga antara lain RSUD Berkah Pandeglang dan RS Aulia.
“Saya juga memerintahkan Dinkes agar layanan rumah sakit tetap dibuka dan melayani masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Pemkab Pandeglang juga meminta pendirian posko kesehatan di sejumlah titik strategis. Posko tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kejadian darurat seperti kecelakaan lalu lintas maupun wisatawan yang mengalami kelelahan.
“Posko kesehatan harus disiapkan di lokasi-lokasi strategis agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat apabila terjadi kecelakaan atau kondisi darurat lainnya,” jelas Iing.
Lebih lanjut, Iing menambahkan bahwa Pemkab Pandeglang terus berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan wisatawan selama libur Nataru.
“Kami berkolaborasi dengan kepolisian agar pengamanan di kawasan wisata lebih optimal, sehingga wisatawan yang datang ke Pandeglang merasa aman, nyaman, dan damai,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











