TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Video modus penipuan mengaku anggota polisi viral di media sosial (medsos) Twitter.
Dalam video CCTV berdurasi 1 menit 29 detik tersebut pelaku mencari pelaku tawuran dengan menyasar siswa sekolah menengah pertama di jalan.
Usai menemukan korbannya, pelaku langsung mencegat korbannya dan memeriksa isi dalam tas korban.
Hal itu terungkap dalam unggahan akun media sosial @Midjan_La_2, Jumat 7 April 2023.
“Waspada dan hati-hati modus penipuan pelaku berpura-pura menjadi Anggota polisi yang sedang mencari pelaku aksi tawuran,” tulisnya dikutip RADARBANTEN.CO.ID, dRi akun Twitter @@Midjan_La_2, Jumat 7 April 2023.
Usai memeriksa isi tas korban, pelaku langsung mengambil handphone korban dan menyembunyikannya dengan cara memasukkannya ke dalam paha pelaku.
“Dengan memeriksa tas dan hp korban, saat korban lengah hp-nya diselipkan ke paha pelaku dan korban merasa hp-nya sudah masuk ke dalam tas,” tambahnya.
Dalam video tersebut korban tak menyadari jika handphone miliknya telah berpindah tangan. Bahkan, korban sempat mencium tangan pelaku saat usai diperiksa isi tasnya.
Video tersebut telah disaksikan sebanyak 12 ribu kali dan menuai banyak reaksi netizen.
Ya allahhh kasian, mana masih skolah. data2 pribadi buat keprluan sekolah mungkin ada disana, bner2 modus kayak gini banyak bgt pokoknya harus curiga aja sma orang ga dikenal yg deketin trus nyamperin kita aku biasanya pura2 kek nelpon trus menjauh,” tulis akun @seringsendirian
“Lincah beneeeer,” tulis akun @beli2bayar1
“bakal diganti lebih kamu nak . dan bakal diberi ganjaran yang setimpal kamu mas (maling),” tulis akun @97Revolver
“please warga understand your rights. Kamu berhak menolak penggeledahan tanpa dasar,” tulis akun @Mondieu91
Reporter: Angger Gita Rezha
Editor : Aas Arbi











