SERANG – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Banten, Bernadeta Maria Erna Elastiyani menerima kunjungan kerja dan audiensi Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi Banten, Teodorus Simarmata. Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Kejati Banten, Selasa (3/2).
Audiensi tersebut membahas penguatan koordinasi dan sinergi antarinstansi, khususnya dalam rangka pengawasan keimigrasian serta penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Dalam pertemuan tersebut, Kajati Banten Bernadeta Maria Erna Elastiyani mengatakan, pertemuan ini menjadi forum koordinasi dalam rangka memperkuat sinergi kelembagaan antara Kejaksaan dan Imigrasi. Khususnya dalam mendukung pelaksanaan penegakan hukum dan pengawasan keimigrasian secara terpadu di wilayah Provinsi Banten.
“Kejaksaan Tinggi Banten siap berkoordinasi dan bersinergi dalam penanganan TPPO serta pengawasan terhadap orang asing. Kami melakukan upaya pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Banten dengan maksimal. Tentuny kolaborasi dengan Kanwil Ditjen Imigrasi Banten,” kata Bernadeta.
Dalam pertemuan tersebut, juga dibahas penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi (tupoksi) masing-masing instansi, khususnya dalam rangka meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing di wilayah Banten. “Semua kita diskusikan dengan seksama agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan dan tupoksi. Namun secara kelembagaan, kami siap bersinergi untuk melakukan pengawasan dan lainnya,” tutur Kajati.
Sementara itu, Kepala Kanwil Dirjen Imigrasi Banten Teodorus Simarmata menyampaikan, bahwa audiensi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat koordinasi antar penegak hukum di wilayah Banten. “Sinergi antarinstansi menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pengawasan keimigrasian, khususnya terkait keberadaan dan kegiatan orang asing serta upaya pencegahan TPPO,” ujarnya.
Ia berharap koordinasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan guna mendukung penegakan hukum dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah Banten. “Ini merupakan langkah konkret untuk menghadirkan pelayanan publik dan penegakan hukum yang berkeadilan. Audiensi ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi penegakan hukum yang kuat antara Kejaksaan Tinggi Banten dan jajaran Imigrasi, guna menjawab tantangan hukum di era globalisasi dengan pendekatan kolaboratif dan integratif,” tutup Teodorus. (dre/bam)
Reporter : Andre AP
Editor : Bayu Mulyana











