slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Luas Lahan Tergerus, Produksi Padi di Banten Menyusut

Redaksi by Redaksi
23-09-2019 09:37:41
in Berita Utama, Umum
Luas Lahan Tergerus, Produksi Padi di Banten Menyusut

Foto udara yang menunjukkan lahan pertanian di Bojonegara, Kabupaten Serang, menyusut karena beralih fungsi menjadi kawasan industri, Minggu (22/9).

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG – Luas lahan pertanian di Banten terus tergerus. Berdasarkan kajian Universitas Padjajaran (Unpad) yang digandeng Pemprov Banten untuk mengkaji luas lahan pertanian di Banten, ada 899,5 hektare lahan pertanian di Banten yang beralih fungsi.

Alih fungsi lahan terjadi di lima kabupaten kota di Banten. Sementara tiga kabupaten kota lain mengalami penambahan luasan lahan pertanian (selengkapnya lihat grafis).

Baca Juga :

Produksi Padi Banten Melonjak 250 Ribu Ton, Capai 1,80 Juta Ton Sepanjang 2025

Wali Kota Robinsar Dorong KTNA Jadi Garda Terdepan Wujudkan Kedaulatan Pangan di Banten

Distan Banten Dorong KTNA Perkuat Sinergi Tingkatkan Produksi Pertanian

Tingkatkan Produksi Tani, Distan Banten Bakal Sertifikasi 690 Penyuluh Tani Swadaya

Makin masifnya peralihan lahan membuat produksi padi di Banten bekurang yang mengancam pasokan pangan di Banten. Meski Dinas Pertanian (Distan) Banten belum memiliki data pengurangan produk beras itu. Namun, sejumlah kabupaten kota di Banten mengakui melorotnya produksi padi.

Di Kota Cilegon, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Cilegon Wawan Hermawan tidak menampik kondisi tersebut.  Kata dia, seiring masuknya investasi di Kota Cilegon, setiap tahun lahan pertanian mengalami pengurangan.  Lahan sumber pangan lokal itu mengalah pada serbuan investor yang satu per satu masuk ke Cilegon. Menurut Wawan, paling banyak lahan pertanian beralih fungsi menjadi kawasan permukiman.

Diakui Wawan, semenjak ada program rumah bersubsidi pengembang perumahan semakin banyak yang masuk ke Cilegon.  “Pokoknya setiap tahun ada pengurangan, untuk tahun ini belum terdata,” ujar Wawan.

Saat ini, Kota Cilegon sudah tidak bisa memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terutama beras. Jumlah beras yang diproduksi dari lahan pertanian di Cilegon hanya 20 persen jumlah kebutuhan pangan masyarakat.  “Selebihnya dari daerah lain,” ujar Wawan.

Menyikapi terus berkurangnya lahan pertanian DKPP Kota Cilegon menyosialisaikan program pemanfaatan pekarangan dan kebun di sekitar rumah sebagai lahan pertanian. Tujuannya agar masyarakat tidak terus bergantung pada pangan-pangan di pasar yang bersumber dari luar Cilegon. “Lahan itu bisa ditanam umbi-umbian, jagung, sayur-sayuran, dan tanaman pangan lainnya,” papar Wawan.

Kata dia, implementasi program itu menggunakan pendekatan pada kelompok wanita tani di seluruh kecamatan. Setelah disahkan oleh kelurahan setempat, kelompok wanita tani akan mendapatkan bantuan baik berupa rumah bibit, benih-benih, serta perangkat pertanian hidroponik.  “Nanti hasilnya dibagikan ke anggota,” tuturnya.

Hal serupa terjadi di Kabupaten Serang. Saat ini, produksi padi hanya 5,7 ton per hektare. Dengan jumlah produksi yang hanya 5,7 ton per hektare itu tidak mencukupi kebutuhan pangan warga Kabupaten Serang yang terus bertambah. Sementara lahan pertanian terus menyusut.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Distan Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, dari tahun ke tahun lahan pertanian di Kabupaten Serang menyusut. Sejak 2011 hingga saat ini sudah ada 2.000 hektare lahan pertanian yang beralihfungsi. “Itu untuk perumahan, pabrik, sekolah, rumah ibadah,” ujarnya.

Kata Zaldi, untuk memenuhi kebutuhan pangan di Kabupaten Serang, maka produksi padi harus ditingkatkan menjadi 6,2 ton per hektare. Usaha itu ditempuh dengan menetapkan lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) seluas 28.000 hektare dan 4.000 hektare cadangan.

Penyusutan lahan pertanian juga terjadi di Kabupaten Lebak, salah satunya karena pembangunan tol dan pembangunan perumahan di Kecamatan Maja. Kepala Distan Lebak Dede Supriyatna menyatakan, luas lahan pertanian di Lebak awalnya 47,350 hektare. Namun, setelah penetapan lahan pertanian pangan berkelanjutan mengalami penyusutan seluas 500 hektare. Kondisi tersebut terjadi karena ada pembangunan yang membutuhkan lahan yang luas.

“Lahan sawah di Maja dan sekitarnya beralihfungsi menjadi perumahan. Karena Maja diproyeksikan menjadi kota kekerabatan. Di sana dibangun ribuan unit rumah sejak beberapa tahun terakhir,” kata Dede.

Dede mengaku tidak bisa menolak jika lahan pertanian digunakan untuk kepentingan pemerintah seperti proyek tol. Apalagi, jalan tol membuka akses transportasi masyarakat di Banten Selatan.  “Di wilayah Cibadak, Cikulur, Banjarsari, dan Cileles sudah beralih fungsi untuk jalan tol. Kita enggak bisa menolak itu,” ujarnya.

Di Tangerang juga sama. Penyusutan lahan pertanian juga diungkap Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang Bangbang Purnama. Ia  tidak memungkiri penyusutan lahan setiap tahun karena industri dan perumahan.

“Berdasarkan data statistik pertanian yang kami miliki pada 2016 lahan persawahan eksisting ada 37.073 hektare sedangkan 2017 menjadi 36.193 hektare. Jika dilihat dari data itu, berarti ada penyusutan 880 hektare dalam satu tahun,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/9).

Dihubungi terpisah, Kepala Distan Banten Agus M Tauchid mengatakan, perubahan peruntukkan lahan pertanian digunakan untuk perumahan dan perdagangan. Terkait produksi beras, ia mengatakan, ada perbedaan metodologi penghitungan. Yakni yang tadinya menggunakan metode sampel rumah tangga menjadi metode kerangka sampel area. “Makanya kami belum ada datanya,” ujar Agus. (nna-bam-jek-tur-mg04/alt/ags)

Tags: Pertanian Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Sentuhan Seni di Yudha Asri

Next Post

Identitas Pembobol ATM di PCI Belum Terungkap

Related Posts

Produksi Padi Banten Melonjak 250 Ribu Ton, Capai 1,80 Juta Ton Sepanjang 2025
Uncategorized

Produksi Padi Banten Melonjak 250 Ribu Ton, Capai 1,80 Juta Ton Sepanjang 2025

by Yusuf Permana
Senin, 24 November 2025 19:46

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Provinsi Banten kembali menegaskan diri sebagai salah satu lumbung padi nasional. Pada 2025, produksi padi di daerah ini...

Read moreDetails

Wali Kota Robinsar Dorong KTNA Jadi Garda Terdepan Wujudkan Kedaulatan Pangan di Banten

Distan Banten Dorong KTNA Perkuat Sinergi Tingkatkan Produksi Pertanian

Tingkatkan Produksi Tani, Distan Banten Bakal Sertifikasi 690 Penyuluh Tani Swadaya

Dinas Pertanian Banten Ungkap Penyebab Naiknya Harga Beras

Produksi Padi di Banten Naik 16 Persen

Wujudkan Swasembada Pangan, Distan Banten Optimalisasi Lahan Non Rawa

Lahan Semakin Sempit, Usaha Pertanian di Banten Alami Penurunan

Pemprov Banten Beri Bantuan 210 Traktor ke Ratusan Kelompok Petani

Hadapi El Nino 2023, Mentan Bersama Bupati Irna Tanam Padi di Sawah Cimanuk

Next Post
Mesin ATM di PCI Dibobol, Rp630 Juta Raib

Identitas Pembobol ATM di PCI Belum Terungkap

Razia Rutin, Polres Serang Jaring Puluhan Kendaraan Tanpa Surat

Pendapatan Pemprov Banten dari BBNKB Menurun

Iuran BPJS Kesehatan Naik, Walikota Cilegon: Gubernur Saja Enggak Setuju, Apalagi Kita

Di Cilegon, 47.277 Peserta BPJS Menunggak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Halal Bihalal IKABAMUS Banten, Perkuat Persaudaraan Batak Muslim di Banten

Halal Bihalal IKABAMUS Banten, Perkuat Persaudaraan Batak Muslim di Banten

Minggu, 19 April 2026 22:21

DPRD Kabupaten Serang Tak Bisa Tolak LKPJ Bupati, Hanya Bisa Beri Rekomendasi

Minggu, 19 April 2026 17:43

Gubernur Banten Ungkap 16 Persen Penduduk Merupakan Pendatang

Minggu, 19 April 2026 17:40

Kurangi Kesenjangan Banten Utara dan Selatan, Pemprov Banten Dukung KEK Tanjung Lesung

Minggu, 19 April 2026 17:30

Serap Aspirasi Warga, Polsek Cikupa Gelar Warung Bhabinkamtibmas

Minggu, 19 April 2026 17:08

Investasi Capai Rp 3,09 Triliun, Dewan Nasional KEK Kunjungi Tanjung Lesung

Minggu, 19 April 2026 16:52
Halal Bihalal IKABAMUS Banten, Perkuat Persaudaraan Batak Muslim di Banten

Halal Bihalal IKABAMUS Banten, Perkuat Persaudaraan Batak Muslim di Banten

Minggu, 19 April 2026 22:21

DPRD Kabupaten Serang Tak Bisa Tolak LKPJ Bupati, Hanya Bisa Beri Rekomendasi

Minggu, 19 April 2026 17:43

Gubernur Banten Ungkap 16 Persen Penduduk Merupakan Pendatang

Minggu, 19 April 2026 17:40

Kurangi Kesenjangan Banten Utara dan Selatan, Pemprov Banten Dukung KEK Tanjung Lesung

Minggu, 19 April 2026 17:30

Serap Aspirasi Warga, Polsek Cikupa Gelar Warung Bhabinkamtibmas

Minggu, 19 April 2026 17:08

Investasi Capai Rp 3,09 Triliun, Dewan Nasional KEK Kunjungi Tanjung Lesung

Minggu, 19 April 2026 16:52

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Halal Bihalal IKABAMUS Banten, Perkuat Persaudaraan Batak Muslim di Banten

Halal Bihalal IKABAMUS Banten, Perkuat Persaudaraan Batak Muslim di Banten

by Abdul Rozak
Minggu, 19 April 2026 22:21

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID - Ikatan Keluarga Batak Muslim (IKABAMUS) Provinsi Banten menggelar acara Halal Bihalal di Islamic Center Kota Cilegon pada...

DPRD Kabupaten Serang Tak Bisa Tolak LKPJ Bupati, Hanya Bisa Beri Rekomendasi

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 19 April 2026 17:43

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID - Isu penolakan terhadap Laporan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Serang tahun 2025 pada pelaksanaan Rapat Pansus LKPJ DPRD...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak