Setelah dua bulan lebih pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Tabrani baru berkesempatan memonitoring langsung pelaksanaan PTM di Banten bagian selatan. Ia ingin memastikan bahwa pelaksanaan PTM berjalan lancar.
“Saya juga ingin memastikan apakah pelaksanaan PTM sesuai dengan ketentuan atau tidak. Misalnya menerapkan 50 persen dari kapasitas dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ujar Tabrani. Tak hanya itu, ia juga memastikan apakah para peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan sudah divaksin Covid-19.
Setelah ia melihat secara langsung proses PTM dan berbincang langsung dengan peserta didik dan para pendidik, ketentuan untuk pelaksanaan PTM sudah dijalankan, mulai dari kapasitas ruangan, penerapan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dan penerapan hand sanitizer.
Bahkan untuk vaksinasi Covid-19 juga sudah dilakukan, kecuali bagi peserta didik dan pendidik yang tidak diperbolehkan untuk divaksin oleh tenaga kesehatan. “Atas dasar itu, maka saya simpulkan PTM berjalan lancar sesuai dengan ketentuan,” tutur Tabrani. (adv)











