SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten menggelar lomba Pemilihan Dakwah Cilik (Pildacil). Lomba ini dalam rangka menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) yang ke-63.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Kejati Banten untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, sekaligus memperkuat kearifan lokal Banten yang dikenal dengan daerah seribu kiai sejuta santri.
Kegiatan ini juga untuk membentuk generasi qurani.
Kepala Kejati Banten, Didik Farkhan Alisyahdi mengatakan, Pildacil tersebut diikuti setidaknya 56 peserta dengan kategori A usia 6-10 tahun dan 52 peserta kategori B usia 11-15 tahun.
“Tema yang diusung dalam Pildacil kali ini adalah ‘Berbakti kepada Orang Tua’, dimana hal ini dianggap sangat penting dalam pembentukan karakter dan nilai-nilai kebaikan bagi generasi muda,” kata Didik, Rabu, 19 Juli 2023.
Didik menjelaskan, Pildacil dipilih karena mendorong peserta untuk belajar membaca dengan aktif, serta mewajibkan mereka untuk berbakti kepada orang tua.
“Melalui Pildacil, kami ingin mengajak generasi muda untuk memahami pentingnya membaca dan belajar, serta menginternalisasi nilai-nilai kebaikan seperti berbakti kepada orang tua,” ungkap Didik.
Didik berharap, melalui Pildacil tersebut generasi muda Banten dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang agama dan dapat mengaplikasikan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Dalam konteks pembentukan karakter, berbakti kepada orang tua dianggap sebagai langkah awal yang penting untuk membentuk generasi qurani yang memiliki sikap hormat, tanggung jawab, dan kasih sayang terhadap orang tua,” ungkap Didik.
“Dengan adanya program Pildacil ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki pemahaman agama yang kuat, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara,” sambung Didik.
Salah seorang orang tua peserta Pildacil, Irfan Muntaha, mengaku senang dengan digelarnya lomba yang memperebutkan trofi Kajati Banten 2023 itu.
“Alhamdulillah punya kesempatan mendaftarkan anak untuk bisa manggung di Pildacil Kejati Banten,” ujar Irfan.
Ia menuturkan, dengan lomba Pildacil dapat menggali potensi anak dan membentuk karakter anak menjadi generasi qurani.
“Kegiatan ini sangat positif, anak-anak dapat menunjukkan bakat mereka dalam berdakwah,” tutur Irfan. (*)
Reporter: Fahmi
Editor: Agus Priwandono











