Terdakwa Abdul Rahman menerima pekerjaan tersebut, dan Ali Baluchazai (DPO) menyediakan seluruh logistik, serta kebutuhan di laut.
Setelah menerima pekerjaan itu, terdakwa Abdul Rahman menghubungi terdakwa terdakwa Ayub Wafa Salak. Ia meminta agar terdakwa Ayub Wafa Salak mencari orang-orang yang bisa diajak untuk membantunya.
Terdakwa Ayub Wafa Salak kemudian mengajak terdakwa Abdol Aziz Barri, Usman Damani, Amir Naderi, Shahab Syahraky, Wali Mohmmad Paro, dan Wahid Baluch Kari. Sebelum berangkat, terdakwa Abdul Rahman berkumpul dengan ketujuh terdakwa tersebut.
Dalam pertemuan itu, diinformasikan jika barang yang akan dibawa merupakan narkoba jenis sabu-sabu. Jika pekerjaan selesai, masing-masing terdakwa akan mendapatkan upah 20 juta mata uang Iran.
Sebelum berangkat, para terdakwa menerima uang muka masing-masing 1 juta mata uang Iran. Uang itu diberikan oleh Ali Baluchazai.
Kedelapan warga Iran itu kemudian berangkat dari Pelabuhan Pozm, Iran, menggunakan dua kapal menuju titik yang telah ditentukan oleh Ali Baluchazai.
Lalu, datang dua kapal yang ditumpangi empat orang laki-laki ke kapal yang ditumpangi terdakwa Abdul Rahman dan tujuh terdakwa lainnya.
Keempat orang laki-laki itu menyerahkan 12 karung berisi 319 kilogram narkoba.
Kedelapan warga Iran itu kemudian membongkar karung tersebut, dan menghitung kembali isi dalam karung, setelah dihitung terdapat 309 bungkus narkoba.
Selanjutnya, secara estafet menurunkan narkoba itu ke tempat penyimpanan, tepatnya di bawah tangki solar.











